Communication Skills

Cara Mengatasi Rasa Malu Bertemu Orang Penting

Andaikan, Anda memiliki kesempatan untuk hadir di acara para pesohor dunia bagaimana cara mengatasi rasa malu atau minder bertemu mereka?

Apa yang akan Anda lakukan? Mencari idola Anda untuk kemudian berbicara dengannya lanjut meminta foto bareng?

Tentunya sebagian besar akan bilang sebaiknya berbicara terlebih dahulu baru kemudian minta berfoto bersama.

Kemudian, Anda sudah bertemu dengan idola Anda dan berbicara dengannya, apakah Anda yakin bisa berbicara dengan lancar?

Apakah Anda yakin tidak akan terjadi kesenyapan dan kehabisan kata-kata saat berbicara dengannya?

Nah, pertanyaan ini jawabannya akan berbeda-beda untuk setiap orang. Ada yang bilang,”Saya pasti bisa” sebab sudah lama saya mengimpikan bertemu.

Jadi, kesempatan bertemu dengan tokoh idola tersebut saya sudah siapkan termasuk seluruh bahan bicara yang mau disampaikan.”

Sebagian orang bisa seperti itu, sebagian lagi mungkin merasa malu dan minder serta bingung mau bicara apa.

Padahal semua juga sudah dipersiapkan, tetapi begitu bertemu ternyata sulit banget untuk bicara lancar. 

Rencana

Nah, disini kita melihat ada perbedaan antara orang yang sudah lama merencanakan dan membayangkannya dengan orang yang belum sama sekali.

Pada kenyataannya, sering kali apa yang kita hadapi adalah sesuatu yang belum pernah kita bayangkan dan rencanakan.

Tiba-tiba saja kita akan dihadapkan pada situasi dimana kita harus menghadapi suatu kondisi bertemu dengan orang baru malah terkadang orang “penting”.

Sama seperti kejadian saat minggu lalu saya bertemu dengan calon investor. Seseorang yang punya banyak uang untuk membiayai proyek baru.

Entah kenapa ada rasa minder, grogi atau nervous alias demam panggung yang masih tetap ada di dalam benak ini.

Padahal waktu berangkat tidak ada perasaan apa-apa. Santai saja untuk pergi, tetapi saat bertemu dengan mereka perasaan minder dan salah tingkah itu ada.

Mungkinkah karena saya sendiri yang membuat persepsi di dalam pikiran bahwa mereka lebih tinggi derajatnya? 

Ah tidak juga. Masalahnya cuma masih bingung saja bagaimana harus bersikap dan enaknya mau bicara topik apa agar tidak terjadi kesenyapan itu.

Yah, demam panggung seperti itu ternyata wajar saja. Salah tingkah dan kesenyapan mau bicara topik saat bertemu dan berbicara tetap ada.

Namanya juga bertemu dalam kesempatan yang tidak datang setiap hari. sehingga kita belum terlatih dengan baik.

Topik apa kira-kira yang enak untuk dibicarakan?

Bahasan Bertemu Orang Penting

Michael Ellsberg, penulis ternama dunia, bilang bahwa ada empat area yang bisa Anda gunakan dalam suatu percakapan.

Topik tersebut bisa dicoba untuk dilakukan saat Anda bertemu dengan orang-orang “penting”, yaitu:

  • perihal uang,
  • hubungan,
  • kesehatan dan
  • spiritual.

Tidak semua orang hebat dalam keempat area tersebut.

Nasehat, saran dan masukan dari Anda perihal tersebut akan menjadi sesuatu yang baik untuk dibicarakan dengan mereka.

Eh, pendapat ini ada benarnya lho. Pembicaraan perihal kesehatan bisa menjadi topik yang asyik dan hangat untuk dibicarakan.

Coba tanya mereka bagaimana mereka menjaga kebugaran tubuh mereka.Tentu mereka akan senang hati bercerita panjang lebah perihal tersebut.

Itu sedikit cara yang bisa digunakan mengatasi rasa malu bertemu orang “penting”.

Dan Anda tinggal menggunakan rumus yang pernah kita bahas dalam artikel lalu disini agar percakapan Anda menjadi tidak kaku dan terhenti.

Selama mencoba..

Photo credit: cocoparisienne at Pixabay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights