tujuan hidup
Self Development

Cara Membuat Tujuan Hidup Agar Lebih Dahsyat

Setiap orang harus punya tujuan hidup biar tidak monoton, tetapi bagaimana cara membuat tujuan hidup pribadi yang mudah untuk dilakukan? Berikut ini tahap yang bisa Anda lakukan.

Tahap pertama adalah Anda mulai mengindentifikasi mimpi atau target besar Anda dalam beberapa tahun ke depan.

Setelah itu, Anda pecah mimpi atau target Anda tersebut menjadi tahapan-tahapan tujuan yang Anda mau capai dalam setahun, sebulan, semingu dan sehari.

Cara Membuat Tujuan Hidup Jangka Panjang

Lebih lanjut, Pak Gary dalam buku The One Thing bilang bahwa Anda harus mulai dengan memikirkan tujuan apa yang ingin Anda raih di suatu saat nanti (someday goal).

Setiap tujuan bisa lebih dari satu dan mencakup beberapa segi kehidupan Anda seperti: kehidupan spiritual, kesehatan, pengembangan diri, karir dan bisnis Anda.

Berdasarkan someday goal , Anda pecah kembali tujuan hidup Anda itu menjadi lima tahun (five-year goal), tahunan (one-year goal), bulanan (monthly-goal), mingguan (weekly goal), harian (daily goal) dan sekarang (right now).

Contohnya:

  • Someday Goal : Anda menjadi Direktur Keuangan / CFO
  • Lima tahun kedepan : Anda melakukan pengembangan diri untuk menjadi seorang Financial Contoller.  
  • Setahun kemudian : Anda memperoleh sertifikat Financial Analis.
  • Setiap bulan : Anda memperkaya diri dengan membaca buku-buku financial analis dan melatih diri dengan soal-soal ujian.
  • Mingguan : Anda memberikan waktu 1 jam dalam sehari untuk membaca dan melatih soal-soal ujian Anda tersebut

Lalu, bagaimana bila Anda belum tahu someday goal Anda? Pastinya, tidak semua orang bisa menentukan someday goal dengan mudah bukan?

Anda yang baru pertama kali memulai menyusun tujuan hidup biasanya akan menemukan kesulitan.

Oke, metode berikut semoga bisa memberikan panduan lain yang lebih detail.

Cara Membuat Tujuan Hidup Dari Keinginan Saat Ini

Pendekatan lain untuk menetapkan tujuan hidup pribadi disampaikan oleh Pak Martin Meadows dalam bukunya yang berjudul The Ultimate Focus Stategy .

Kita lanjut, metode Pak Martin untuk menetapkan tujuan bisa dimulai dari keinginan-keiginan Anda saat ini. Setiap Anda tentu memiliki keinginan-keinginan misalkan seperti:

  1. Punya badan sehat : mengurangi berat badan, melakukan olahraga rutin, mengganti pola makan yang lebih sehat;
  2. Karir bagus: pekerjaan yang baik dan bisnis yang baik;
  3. Ketrampilan & Keahlian tertentu : bahasa asing, publik speaking, rasa percaya diri, ketrampilan komunikasi dan lain sebagainya;
  4. Hubungan personal yang baik: membina keluarga, menjalin hubungan baik dengan suami/istri/anak-anak Anda;
  5. Memiliki kehidupan spiritual yang tinggi : sholat, puasa, meditasi, fokus berdoa dan lain sebagainya.

Anda mulailah dari keinginan tersebut dengan cara menuliskannya terlebih dulu biar tidak membebani pikiran Anda.

Dalam hal ini, ada kata kunci yang wajib harus Anda ingat saat Anda menuliskan tujuan Anda, yakni bahwa setiap tujuan Anda harus ditentukan berdasarkan alasan kuat kenapa Anda menginginkannya.

Target tujuan Anda bukan sembarang target, tetapi target penting dan harus ada dalam kehidupan Anda.

Dengan kata lain, tujuan Anda itu adalah tujuan dimana Anda hanya punya 2 (dua) pilihan yaitu benar-benar ingin mewujudkannya atau mati untuk mencoba meraihnya.

Bila Anda menentukan tujuan Anda dengan memikirkan “kenapa Anda menginginkannya?” maka Anda akan muncul komitmen untuk mencapainya.

Tulislah semua yang Anda mau raih di dalam kehidupan Anda, bahkan keinginan untuk mengubah bad habits pun bisa menjadi tujuan Anda, misalkan:

  • Olahraga setiap hari
  • Sholat malam setiap hari
  • Membaca buku setiap hari
  • Menulis setiap pagi
  • Makan-makan sehat
  • Mulai rajin investasi

Dari situ, Anda mulailah untuk melihat mana yang prioritas untuk Anda wujudkan segera.

Setiap Tujuan Hidup Harus Punya Priotitas

Priotitas menjadi krusial karena akan membuat Anda lebih fokus pada pencapaian tujuan Anda.

Merujuk pada ilustrasi contoh sebelumnya diatas, maka urutan prioritas, mungkin saja bisa sebagai berikut:

  1. Olahraga setiap hari
  2. Membaca buku setiap hari
  3. Menulis blog
  4. Sholat malam
  5. Investasi saham

Prioritas pada olahraga setiap hari karena Anda ingin sehat, tanpa sehat bagaimana Anda bisa wujudkan keinginan lain seperti: perut six pack, naik gunung, atau ikutan lari 10K.

Sholat malam juga harus prioritas mengingat banyak manfaat yang bisa diperoleh dari melakukan ibadah tersebut.

Kemudian, membaca setiap hari Anda prioritaskan karena Anda nanti ingin bisa menulis. Tanpa membaca, Anda tentu tidak punya banyak ide untuk menulis.

Setelah itu, investasi saham menjadi prioritas karena Anda ingin mengembangkan pendapatan Anda dari saham.

Dalam hal ini, penentuan prioritas bisa menjadi mudah bisa juga menjadi sulit.

Contoh, Anda punya target untuk membeli: 1) kursus online menjadi blogger, 2) membership fitness center selama setahun, 3) kursus berenang di senayan.

Tentunya, penentuan prioritas menjadi lebih sulit sebab ketiga target tersebut membutuhkan dana, tetapi tiga-tiganya menjadi sesuatu yang ingin sekali Anda lakukan.

Bila demikian adanya, Anda harus bisa mengorbankan tujuan Anda lainnya untuk cuma memilih satu tujuan saja.

Akan tetapi, ini bukan berarti Anda harus menghilangkan tujuan hidup Anda tersebut. Anda bukan menghilangkan tujuan Anda tetapi Anda mengatur mana yang paling prioritas.

The key is not to prioritize what’s on your schedule, but to schedule your priorities – Stephen R. Convey

Cara Membuat Tujuan Hidup Realistik Tidak Ambisius

Sesudah itu, Anda bisa mulai menganalisa untuk melihat apakah tujuan Anda realistik atau malah sangat ambisius?

Ilustrasi tujuan diatas memang belum memasukkan ukuran dan tenggat waktu. Untuk itu, Anda bisa saja menetapkan waktu misalkan sebagai berikut:

  1. Olahraga setiap hari selama 30 menit di rumah
  2. Membaca buku setiap hari selama 1 jam
  3. Menulis blog dan menerbitkan artikel setiap 2 minggu sekali
  4. Sholat malam setiap hari minimal 10 rakaat
  5. Investasi saham setiap bulan sebesar Rp1 juta

Nah, bagaimana Anda menetapkan apakah tujuan pribadi Anda ini realistik?

Caranya begini,

Tujuan Anda itu bisa Anda sebut sebagai “ide” yakni suatu ide yang ingin Anda wujudkan.

Setiap kali Anda mendengar kata ide maka Anda bisa memikirkan apakah ide tersebut dapat terwujud, mungkin terwujud atau malah tidak dapat terwujud.

Oleh karenanya, Anda bisa menganalisa diri sendiri terhadap tujuan yang telah Anda tentukan itu. Apakah Anda sudah pernah memiliki pengalaman, pengetahuan dan sumber daya yang dibutuhkan sebelumnya?

Ilustrasi Cara Membuat Tujuan Realistik

Misalkan saja,

#Target menurunkan berat badan 20 kg dalam 3 bulan.

Saat ini, Anda belum tahu apa itu makan sehat dan bagaimana melakukan diet yang sehat maka target 3 bulan menjadi target yang ambisius.

Coba turunkan target Anda menjadi 6 bulan atau satu tahun karena Anda butuh waktu untuk belajar perihal diet terlebih dahulu.

Bisa saja target Anda tetap 3 bulan, tetapi itu adalah target waktu untuk Anda belajar dan memahami perihal diet sehat.

Setelah 3 bulan kemudian, Anda bisa bikin target penurunan berat badan.

#Ingin bisa lancar berbahasa arab dalam 3 bulan.

Saat ini, Anda sama sekali belum pernah mendengar apalagi membaca bahasa arab. Target 3 bulan menjadi sangat ambisius bila Anda belum pernah sama sekali mendengar bahasa arab.

Lebih baik, Anda tetapkan target 3 bulan itu untuk memulai mendengarkan bahasa Arab di kehidupan sehari-hari. Hal ini lebih realistik.

Tanya diri Anda. Apakah Anda punya pengalaman, koneksi atau ketrampilan yang membuat target Anda lebih realistik.

Dan, bila ternyata banyak sumber daya yang belum Anda miliki maka perubahan target patut dilakukan agar lebih realistik.

Oleh sebab itu, bisa jadi contoh target tujuan hidup pribadi Anda direvisi menjadi sebagai berikut:

  1. Olahraga setiap hari selama 30 menit di rumah (tidak berubah karena Anda bisa lakukan program push up, sit up, pull up di rumah tak perlu beli alat fitness, cukup pakai badan Anda saja)
  2. Membaca buku setiap hari selama 1 jam (juga tidak berubah tapi bisa dilakukan 30 menit saat berangkat kerja, 30 menit pulang kerja)
  3. Menulis blog dan menerbitkan artikel setiap 1 minggu sekali (target ini berubah karena perlu waktu untuk lebih detail dalam membuat artikel yang baik)
  4. Sholat malam setiap hari selama 30 hari tanpa bolos (ini juga berubah karena Anda ingin bisa konsisten bangun malam terlebih dulu)
  5. Investasi saham setiap bulan sebesar Rp500 ribu (modal diturunkan karena Anda ingin belajar investasi dulu untuk yakin dengan konsistensi investasi 1 juta sebulan)

Kesimpulan Cara Membuat Tujuan Hidup

Bagaimana sahabat sekalian?

Bisa kita simpulkan bahwa untuk menentapkan tujuan hidup pribadi Anda bisa memulainya dari keinginan Anda dalam jangka panjang atau dari keinginan-keinginan Anda saat ini.

Pendekatan pak Gary memulai dari apa sebenarnya yang ingin Anda raih di masa depan. Keinginan terbesar dalam kehidupan Anda di masa depan yang kemudian dipecah menjadi target-target kecil.

Selanjutnya, pendekatan pak Martin memulai dari keinginan-keinginan saat ini yang ingin Anda raih setelah itu Anda pecah juga menjadi beberapa target dan aktivitas.

Keduanya tidak bertentangan justru saling mendukung. Yang terpenting adalah bahwa setiap tujuian harus punya prioritas dan harus realistik.

Semoga dengan penjelasan dari Pak Gary dan Pak Martin diatas bisa memudahkan Anda dalam menyusun tujuan hidup pribadi Anda.

Pesan Indah Ibnu Athaillah

Oke para sahabat sekalian, apakah Anda mau memulainya juga? Tetap jaga pesan Ibnu Athaillah berikut ya, biar tidak kena decision fatique:

“Seberapa banyak pun energi yang kita curahkan untuk memenuhi suatu keinginan, tetap saja itu tak akan tergapai jika tak sesuai dengan keputusan Tuhan. Kita tak dapat memenangkan kehendak kita di atas kehendak-Nya. Kita bahkan kerap menemukan bahwa takdir dan ketentuan yang berlaku pada diri manusia bukanlah yang sesuai dengan pengaturan olehnya. Pengaturan manusia ibarat rumah pasir di tepi laut, yang bisa demikian mudah runtuh tatkala ombak, takdir Tuhan berlabuh. 

Dalam hidup, kita juga acap menemukan bahwa apa yang menurut kita baik ternyata bisa membawa keburukan dan sebaliknya, apa yang kita sangka buruk ternyata malah mendatangkan kebaikan. Boleh jadi ada keuntungan di balik kesulitan, dan ada kesulitan di balik keuntungan. Boleh jadi pula kerugian muncul dari kemudahan, dan kemudahan muncul dari kerugian. Mana yang berguna dan mana yang berbahaya pada akhirnya adalah sesuatu di luar pengetahuan kita.”

Banyak Nasehat dan kata-kata bijak para Arif yang bisa menjadi motivasi dan bisa Anda baca juga di tulisan lain berikut:

Salam

Den Hendra

Images : pixabay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights